9/28/2005 7:34 AM
Dari sebuah film korea atau taiwan, dikatakan
'...orang yang paling berbahagia adalah diri kita sendiri, seorang dokter tidak bisa jadi arsitek, seorang pilot tak bisa jadi ibu rumah tangga...', dst.
Yoi...menjadi diri sendiri, dan berbahagia dengan diri kita sendiri. Mbuh orang lain...tak perlu ditiru, tapi bagikanlah kebahagiaan kita.
Dokumen ini ditulis pada tanggal di atas, setelah sedikit konflik kepentingan dengan seseorang...(maap tuan putriku). Tadi malem ke Banjaran (30 km-an di selatan Bandung), niliki cah banyuwangi yang sedang meregang dengan sakit tipusnya. Eh, dirawatnya kok di RS Bersalin...:D. Mungkin salah diagnosis ya? Jan-jannya meh bersalin... Ada yang tahu asal mula kata bersalin = melahirkan? Ga nyambung soalnya... Trus pulang jam 10-an ditodong bocah-bocah traktiran, padahal belum waktunya je (ke MADTARI). Tadi jam 4 harusnya, hari Rebo juga 22 tahun yang lalu, Rebo Pahing 28 September 1983 tepatnya. Makasih untuk semuanya(Yub, Plak, Noi, Fay, Ep, Vin, Tib, Kar, Yen, Nen, Mbak Suc), sadar ga sadar setiap orang butuh hal itu. Pengakuan, apalagi bagi orang sanguinis.:p.
Cerita sedikit soal kelahiran diriku, 22 tahun yg lalu. Dilahirkan di rumah dengan bantuan dukun desa, Mbah Darmo. Malam Rebo itu di rumah madih diadakan pengajian, ga tau dlm rangka apa. Pengajian rutin kayaknya. Simbok (basa kuthonya: mama/ibu) masih begadang sampe tengah malem ngurusin si pengajian itu. Lewat tengah malem kerasa mau mengantarkanku melihat dunia fana ini, akhirnya jam 4 pagi baru kulihat dunia ini...Hebatnya aku ya??:D
Penggalan kata 'Rum Haji' (artinya = setelah ngaji/pengajian) sempat mau ditambahkan ke nama belakangku hingga jadi 'Bandoro Purboyuwono Rum Haji', namun tidak jadi. Ga tau kenapa, dan sampe saat ini pun masih ada sanak family, tetangga yang malah menambahinya jadi 'Bandoro Purboyuwono Rum Haji Ra Kanggo'. Bandoro diartikan sebagai seorang petinggi/pemimpin (spt bandoro/bendoro kraton), Purbo bermakna membuat/dibuat, Yuwono sama dengan selamat. Ada dua makna berbeda yang bisa diambil (ngendikane Bapak), jadilah:
+ petinggi/pemimpin yang bisa membuat selamat
+ semisal tidak jadi petinggi/pemimpin, punyalah seorang pemimpin/petinggi yang bisa membuat selamat dirimu dan semuanya.
Sebuah doa sekaligus semangat, yang aku bangga dengan itu...
Dapet lagu baru dan lumayanlah, Teman Tapi Mesra-nya Ratu dan Keliru-nya Monita...
'Namun ku keliru telah membunuh cinta dia dan dirimu...'
- bandoro
Wednesday, September 28, 2005
Hal yang paling membahagiakan...
Oleh suBandoro pukul 9:16 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comment:
aduh ternyata ribed ya naman..
Post a Comment