Tuesday, October 04, 2005

Sekali lagi Bali di-bom

[10/3/2005 8:32 AM]
Sekali lagi Bali di-bom

Meski masih simpang siur soal jumlah korban yang jatuh, namun sudah pasti bahwa pada malam minggu kemaren antara pukul (+/-) 18.00-19.00, Bali diguncang bom. Sekali lagi bom, bukan ledakan mercon, tabung gas atau yang lain. Gila memang, namun ya mau apa lagi. Awal bulan sudah ada situasi prahara 2 kali , paling tidak untuk sebagian besar masyarakat - kenaikan bbm dan bom.

Ada 5 ledakan katanya, baca saja di detik, soalnya saya bukan wartawan. Malah ada pengunjung tempat ledakan yang sempat merekam salah satu 'adegan' ledakan. Wuzzz...bledhazz...#$#^#&&(*. Berbagai reaksi akan dan sudah pasti muncul. Reaksi dari luar, maupun reaksi yang 'kadang' berlebihan dari dalam negeri. Bahkan jogja pun bereaksi keras, khusus pada polisi. Piss Pak Polisi!!! Saya dukung.

Justru herannya, kok tak ada reaksi dari si peledak bom ya? Atau kalo sang peledak sudah oncat nyawane, paling tidak orang-orang yang kenal dan tahu akan peledakan ini (kata lain: jaringannya) mbokya o melaporkan diri, berikut maksud dan tujuan peledakan ini. Ben masyarakat tidak bingung dan saling menuduh. Kayak bom-bom di palestina atau irak gitu 'lho' (bukan 'loh'). Tapi ya mosok penjahat ngaku sih ya? Namanya pejuang tuh kalo mengaku, ada tujuan yang jelas, ada usaha dan ada pengakuan.

Menurutku ada berbagai pihak yang mungkin melakukan hal ini, ditinjau dari berbagai sudut pandang. Kalau dihubungkan dengan pemerintah SBY saat ini:
1. Pihak luar pemerintah yang membenci SBY, alasannya jelas. Ingin membuat kredibilitas pemerintahan SBY turun, ujung-ujungnya rakyat tak percaya lagi pada SBY, SBY didemo, SBY turun atau tidak terpilih lagi pada pemerintahan akan datang.
2. Pihak dalam pemerintah yang membenci/berseteru dengan SBY, alasannya masih kurang jelas. Mungkin saja ingin ada dendam tersendiri pada SBY, bales dendam deh...:D. Atau pihak ini menghendaki naik jabatan, khan kalo SBY turun otomatis jabatan pada naik satu persatu (pada level tertentu). Piss Pak Wapres!!:p
3. Pihak SBY dan pro pemerintah. Alasannya untuk mengalihkan perhatian masalah kenaikan BBM pada masalah bom. Piss Pak SBY!!
4. Pihak asing, alasannya bisa sangat banyak. Bisa saja GAM, pejuang TimTIm, bisa Malaysia karena kalah badminton, bisa negara komunis yang mana PKI gagal memberontak (sekalian peringatan G30S), bisa pihak Amerika atau sekutunya dengan alasan yang saya tak mau tahu, bisa negara yang ingin promosi sarana wisatanya (biar ga cuma bali saja yang terkenal), teroris dengan berbagai latar belakang dan pihak asing lainnya misal ikan asing, atau pelawak 'asing' yang anak Extravaganza itu.
5. Teroris dalam negeri (selama ini yang dituduh adalah pihak Islam garis keras), dan mungkin saja terjadi. Bisa juga teroris gadungan seperti sekte-sekte ga jelas, dan lain sebagainya.
6. Mahasiswa, khusus mahasiswa yang kurang gaweyan. Percobaan daya ledak bom, dan ngukur efeknya terhadap jiwa manusia. Bisa saja untuk TA. Atau mahasiswa yang ingin penelitian soal efek psikologis singkat jika ada bom lagi di Bali, bisa efek ekonomi, sosial, politik. Atau mahasiswa iseng-iseng saja, pingin sensasi.:D
7. Alien, pihak ini masih diragukan kebenarannya. Bisa saja kita sudah diintai alien, dan bali ingin diambil alih secara pelan-pelan. Maaf, belum ada bukti soal hal ini.
8. Pihak-pihak dengan berbagai profesi dan latar belakab 'yang berkepentingan' (selain saya).

Menurut analisis saya sementara, pihak yang paling memungkinkan adalah pihak ke-8 karena alasannya jelas , yaitu 'BERKEPENTINGAN'. Dan bukan saya, karena saya sudah mengaku 'selain saya'

- bandoro

No comments: